Tekan Polusi, Yuk Buat #JogjaLebihBike!



YOGYAKARTA, KOMPAS.TV Sebagai kota istimewa, Yogyakarta terkenal dengan wisata, budaya dan kotanya para pelajar. Nah, sebagian masyarakat percaya kalau Yogyakarta menjadi tempat tinggal yang sehat.

Tapi, Tahu Nggak Sih Lo? Yogyakarta sebagai salah satu kota penting di Indonesia, ternyata masih menghadapi masalah polusi udara.

Sejumlah warga Yogyakarta merasakan kalau belakangan ini Yogyakarta sudah mulai panas, banyak kendaraan bermotor, dan lalu lintas semakin macet.

Berdasarkan information dari Kementerian Lingkungan Hidup di tahun 2019, Yogyakarta hanya memiliki kualitas udara yang bersih sebanyak 50 hari dalam 6 bulan.

Dari data study Litbang Kompas sebanyak 62,5% responden di Yogyakarta menyadari bahwa kualitas udara di lingkungan mereka tidak baik bagi kesehatan.

Dan polusi udara menjadi isu penting ketiga bagi masyarakat Yogyakarta yaitu sebanyak 32,6% setelah isu pandemi Corona (61%) dan isu kriminalitas (40,8%).

Sementara itu, polusi udara di Yogyakarta meningkat karena beberapa faktor. Yaitu jumlah kendaraan bermotor meningkat 200 persen setiap tahunnya. Dan berdasarkan penelitian Universitas Gadjah Mada, kendaraan bermotor menyumbang 70% emisi karbon yang membuat kualitas di Yogyakarta semakin memburuk.

Berdasarkan survey Litbang Kompas sebanyak 88,6% responden Yogyakarta menggunakan sepeda motor dalam kehidupan sehari-hari. Sementara cuma 2,6% responden yang memakai sepeda.

Dan yang sering menggunakan sepeda dalam tiga bulan terakhir menurut Litbang Kompas adalah masyarakat Yogyakarta berusia 60-65 tahun sebesar 30,4%.

Nah, salah satu cara untuk mengurangi polusi udara adalah dengan bersepeda. Yuk, ikutan kampanye #JogjaLebihBike.

Untuk informasi lebih lanjut soal campaigne #JogjaLebihBike bisa diakses di https://jogjalebihbike.id dan juga di Instagramnya @jogjalebihbike.

Video Editor: Muhammad Rengga, Video Grafis: Agus Ilyas



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *