Kurangi Biaya Tanam, Petani Beralih Ke Pertanian Organik



KEDIRI, KOMPAS.TV – Untuk menghemat biaya tanam sejumlah petani di kabupaten Kediri memilih beralih ke pertanian organik. Selain menghemat biaya pada masa pandemi, hasil panen petani juga lebih sehat dan memiliki nilai jual lebih.

Ini adalah lahan persawahan organik milik para petani di kecamatan Gurah kabupaten Kediri. Tanaman padi terlihat lebih hijau dan butiran gabahnya jauh lebih banyak.

Para petani ini memilih untuk beralih ke pertanian organik setelah biaya untuk bercocok tanam secara konvensional sangat tinggi. Ditambah lagi adanya kelangkaan pupuk bersubsidi yang masih terus terjadi.

Hal itulah yang membuat para petani memutuskan untuk beralih ke pertanian organik. Di kecamatan Pagu ini para petani mulai mengembangkan benih sendiri serta menggunakan pupuk organik.

Hasilnya jumlah panenan padi dan jagung petani tidak kalah dengan konvensional karena minim hama. Harga jual hasil panen juga lebih tinggi serta jauh lebih sehat untuk dikonsumsi sendiri.

Menurut petani dengan metode pertanian konvensional biaya yang dikeluarkan mencapai jutaan rupiah namun jika menggunakan organik hanya ratusan ribu saja. Pertanian organik ini merupakan salah satu solusi di tengah mahalnya harga pupuk dan obat pestisida di masa pandemi ini.

#Kediri #Pertanian #Organik #Ekonomi #Beritakediri



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *